TRIPTIPS

5 Tips Menjaga Diri dari Pribadi yang Suka Membual

Trippers.id – Hidup ini pilihan. Siapa yang ingin menebar kebaikan, maka sudah barang tentu ia memilih bersikap bijaksana lagi rendah hati dalam menjalani kehidupannya. Sebaliknya, jika dirinya hanya ingin mengedepankan nafsu belaka, maka ia akan mudah menghalalkan segala cara hingga sikap buruk pun mudah untuk ia lakukan dalam hidupnya. Salah satunya sikap sesumbar atau perilaku menyombongkan diri dengan ciri khas senang bercakap besar.

Ingatlah, menjadi orang yang sesumbar punya banyak kerugian, diantaranya akan dijauhi banyak orang. Orang yang suka sesumbar ibarat pribadi yang tidak canggung lagi menjual kebohongan setiap harinya, sebab setiap ucapannya sarat akan kesombongan dan sebatas angan-angan besar belaka.

Tak hanya itu, sesumbar membuat seseorang semakin terlena berbuat melampaui batas lantaran menganggap sepele setiap perkara yang ia lakukan. Lalu, bagaimana agar diri kita bisa terjaga dari sikap tidak baik ini? Berikut ini 5 kiat menjaga diri biar gak jadi orang yang sesumbar. Yuk disimak!

1. Menyadari bahwa di atas langit masih ada langit

Rasanya setiap orang penting untuk meresapi kaidah bahwa “di atas langit masih ada langit.” Sebab dengan begitu seseorang bisa sadar akan kealpaan diri masing-masing. Jika seseorang merasa pongah, maka ia akan abai dengan manusia lainnya dan merasa bahwa setiap manusia memiliki kasta, padahal Sang Khalik saja tidak memandang manusia berdasarkan kastanya.

Jika seseorang menanamkan kaidah “di atas langit masih ada langit” di dalam hidupnya, maka hidupnya jauh lebih nyaman dan ia akan menerima setiap kondisi tanpa berkecil hati. Dengan menyadari kaidah ini pula seseorang dapat menjaga dirinya dari perilaku sesumbar. Sebab ia sadar, bahwa setiap orang memiliki banyak cela dan tidak perlu berbangga-bangga diri satu sama lain.

2. Berteman dengan orang-orang yang memiliki kepekaan sosial yang tinggi

Ketika kamu menjalin relasi atau berteman dengan orang-orang yang memiliki kepekaan sosial, maka atmosfer hidupmu akan diselimuti lapisan kebaikan. Sebab banyak energi positif yang kamu terima dengan membangun relasi dengan orang-orang yang peka dengan kehidupan di sekitarnya. Dengan demikian, sikap dan sifatmu lambat laun akan terpengaruh dan bisa menjadi pribadi yang ikut menebar kebaikan untuk sesama. Alhasil, hal ini dapat meredam sekaligus menjaga dirimu dari perilaku-perilaku buruk, seperti bersifat sesumbar atau menyombongkan diri.

3. Tidak memaksakan kehendak

Jadilah pribadi yang tidak memaksakan kehendak jika memang begitulah adanya. Hidup memang tidak sesuai apa yang kamu mau, namun kamu bisa mengisinya dengan bersikap bijak seperti bersyukur sepanjang waktu. Ketahuilah, orang yang memaksakan kehendak cenderung memiliki keinginan untuk bersikap sesumbar terhadap sesamanya.

Ini karena ia ingin ego dan nafsu dalam dirinya bisa terwujud agar manusia tidak memandangnya sebelah mata. Padahal, ingatlah, dengan rida atas segala hal yang kamu miliki hari ini akan membuat hidupmu jauh lebih bermakna. Sebab kamu tahu cara menikmati hidup yang sebenarnya.

4. Berdoa pada Sang Khalik

Meminta pada Sang Khalik adalah sebuah keharusan bagi setiap insan. Sebab manusia tak punya kendali penuh dalam menguasai dirinya, sehingga kita butuh perlindungan-Nya agar terhindar dari perilaku-perilaku tercela, seperti bersikap sesumbar.

Terkadang, jika seseorang berada di lingkungan pertemanan yang tidak sehat, ia bisa saja terpengaruh dan akhirnya mengadopsi perilaku sesumbar sebagai bagian dari kebiasannya. Untuk itu, mintalah pada Sang Khalik agar kamu tidak terjebak dalam lingkungan yang salah sehingga hidupmu bisa terarah.

5. Membiasakan diri untuk bersikap rendah hati kepada siapa saja

Jadilah pribadi yang rendah hati. Sebab hal tersebut dapat menangkal perilaku sesumbar bagi setiap orang. Ingat, jangan karena ingin dipandang oleh banyak mata, kamu berubah menjadi sesumbar untuk mendapatkan banyak suara. Jangan juga hanya karena ingin banyak harta, kamu menjual omongan besar demi mendapatkan banyak uang. Sesumbar pada akhirnya membuat manusia jatuh ke lubang yang ia gali sendiri, seperti kata pepatah, “sudah jatuh tertimpa tangga”.

Untuk itu, mulailah untuk membiasakan diri bersikap rendah hati pada siapa saja. Selain itu jangan suka meremehkan orang atau bahkan menganggap orang lain lebih rendah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *