TRIPFOOD

Berkunjung ke Lampung ? Gak Boleh Lewatkan Makanan Khas Ini!

Haloo Trippers !

Selain memiliki tempat-tempat wisata dengan pemandangan yang mengagumkan, Lampung ternyata juga menyimpan banyak kuliner khas dengan cita rasa yang lezat, jadi tidak lengkap tidak mencicipi beberapa makanan khasnya.

Milenial yang hobi jalan-jalan wajib mencoba kuliner Lampung berikut ini :

1. Tempoyak

Sumber Foto : id.pinterest.com

Bagi kamu penggemar durian, makanan yang satu ini wajib kamu coba saat berkunjung ke Lampung. Tempoyak sendiri merupakan fermentasi durian yang dibuat menjadi semacam saus.

Untuk membuat tempoyak, buah durian yang digunakan adalah durian yang tidak memiliki kandungan air terlalu banyak dan sudah benar-benar matang. Setelah dipisahkan dari bijinya, daging durian kemudian dicampur dengan cabai rawit dan dibiarkan selama beberapa hari.

Untuk mempercepat proses fermentasi, durian juga bisa dimasukkan ke wadah tertutup atau disimpan di dalam kulkas. Apabila proses fermentasi sudah selesai, tempoyak kemudian akan dicampur dengan aneka ikan, mulai dari ikan teri, ikan mujair, ikan mas, dan lain sebagainya.

2. Seruit

Sumber Foto : pesona.travel

Seruit merupakan makanan khas Lampung yang biasanya dihidangkan saat acara keluarga atau acara keagamaan. Makanan ini terbuat dari ikan bakar atau ikan goreng yang dicampur dengan bumbu tradisional.

Ikan yang digunakan untuk membuat seruit cukup beragam, tetapi yang paling banyak digunakan adalah ikan yang berasal dari sungai seperti ikan balide, ikan layis, ikan baung, dan lain sebagainya. Dalam penyajiannya, seruit biasanya dihidangkan bersama nasi hangat serta lalapan.

3. Gulai Taboh

Sumber Foto : www.duniaindra.com

Sesuai dengan namanya, gulai taboh merupakan makanan khas Lampung yang berjenis kuah dan menggunakan menggunakan bahan dasar berupa santan. Namun, berbeda dengan gulai pada umumnya, gulai ini berisi bahan tambahan seperti rebung, umbi-umbian, serta kacang-kacangan.

Untuk meberikan cita rasa yang berbeda, gulai taboh biasanya juga ditambah dengan daun sirih atau terasi di dalamnya. Dengan perpaduan antara terasi dan umbi, cita rasa gulai taboh akan terasa semakin lezat dan pecah di lidah.

4. Gabing

Sumber Foto : triplampungku.blogspot.com

Gabing merupakan makanan khas Lampung yang menggunakan bahan utama berupa batang kelapa yang masih muda. Untuk membuat gabing, batang kelapa muda akan diiris tipis hingga terlihat seperti lembaran kecil berukuran 3 sampai 4 cm. Setelah itu, irisan batang kelapa tersebut direbus dan dan ditambah dengan bumbu rempah tradisional.
Gabing sendiri merupakan makanan yang berjenis kuah. Tetapi, ada juga sebagian masyarakat yang membuat gabing tanpa kuah. Agar semakin lezat, hidangan ini biasanya juga ditambahkan dengan daging, jamur, serta aneka bahan pelengkap lainnya.

5. Pisro

Sumber Foto : www.jejamo.com

Pisro merupakan olahan ikan yang sering disajikan sebagai makanan sehari-hari masyarakat Pepaduan. Dalam proses pembuatannya, pisro biasanya menggunakan ikan betok atau ikan tembakang sebagai bahan utamanya. Kedua ikan tersebut terkenal memiliki cita rasa yang gurih, bertekstur padat, serta memiliki daging yang tebal.

Secara keseluruhan, pisro memiliki perpaduan rasa manis dan gurih. Rasa manis tersebut dihasilkan dari gula aren yang telah digiling dan dicampur bersama bumbu-bumbu lain yang digunakan untuk membuat kuah pisro.

Apabila kamu sudah memiliki rencana untuk berkunjung ke Lampung, jangan lupa mampir mencicipi makanan diatas ya Trippers..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *