LatestTRIPFOOD

5 Oleh-oleh Khas Blora yang Wajib Dicoba

Trippers – Blora adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang letaknya kurang lebih 127 kilometer di sebelah timur Kota Semarang. Blora dikenal tidak hanya unggul dari segi objek wisata saja, tetapi juga dari beragam kuliner khas yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah setelah puas berlibur. Blora memiliki beragam oleh-oleh yang bisa kalian pilih, mulai dari suvenir unik, kue tradisional, hingga beragam jajanan pasar yang lezat.

Tidak sulit mencari oleh-oleh khas Blora. Kamu bisa menemukannya di warung atau toko yang ada di tepi jalan, gerobak, dan restoran. Nah, berikut terdapat beberapa pilihan oleh-oleh yang bisa kamu bawa pulang.

1. Kue Gendu

Foto : www.gambar.pro

Memiliki bentuk yang mirip seperti ulat di pohon jati, tidak heran jika kue gendu disebut juga sebagai kue ulat. Di dalamnya terdapat isian buah durian. Kue gendu dijual dengan harga mulai dari Rp125.000 per 500 gramnya.

2. Kue Manco

Foto : www.m.omiyago.com

Kue manco dibuat dari beras ketan dan wijen sebagai taburannya. Biasanya kue manco dimakan bersama dengan nasi kering goreng atau oleh masyarakat Blora disebut karuk. Tidak sulit mencari kue manco. Kamu bisa mendapatkannya di pasar dengan harga mulai dari Rp10.000 per gram.

3. Abon Lele

Foto : cookpad.com

Sebelum dibuat menjadi abon dengan cita rasa yang gurih, daging ikan lele dihaluskan terlebih dahulu, kemudian dikeringkan. Tujuannya adalah agar abon lele bisa lebih awet dan tahan lama. Dibandingkan dengan abon daging sapi, harga abon lele jauh lebih terjangkau, yaitu mulai dari Rp10.000 per bungkus.

4. Egg Roll

Foto : style.tribunnews.com

Makanan berbahan dasar telur ini memiliki tekstur yang empuk dan renyah. Rasanya lezat dan tentu saja bergizi karena tidak menggunakan bahan pengawet. Egg roll dibanderol dengan harga mulai dari Rp13.500 per kotak.

5. Batik Blora

Foto : www.semarangpos.com

Ciri khas batik Blora yang menjadikannya berbeda dengan batik dari daerah lain adalah pengaplikasian warnanya yang menggambarkan kearifan lokal. Coraknya meliputi tayub, pohon jati, dan barongan. Harganya pun bervariasi tergantung dari tingkat kerumitannya, yaitu mulai dari Rp150.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *