ADAT & BUDAYA NUSANTARALatest

Candi di Magelang yang Memiliki Nilai Sejarah

Trippers – Destinasi wisata ke Kota Magelang memiliki nilai sejarah yang sangat berarti, karena disini menyimpan banyak tempat menawan yang sulit dicari tandingannya. Sangat istimewa dari peninggalan sejarah, cagar budaya, tempat bersejarah, dan lainnya.

Magelang identik dengan Candi Borobudur. Gak heran, setiap wisatawan yang datang ke Magelang, pasti berkunjung ke Borobudur. Selain Borobudur, Magelang juga memiliki candi-candi lainnya, yang letaknya saling berdekatan namun memiliki keunikan tersendiri.

  1. Candi Borobudur
Foto : jowonews.com

Namanya memang sangat terkenal seantero dunia. Tak heran Borobudur bukan saja menjadi ikon Magelang semata, tetapi juga Indonesia. Berstatus sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO,

Candi Borobudur memiliki ribuan panel relief yang tersebar di setiap tingkat, menceritakan kehidupan manusia saat zaman tersebut disertai perjalanan Buddha. Candi Borobudur merupakan manifestasi dari kehidupan manusia yang terbagi atas tiga tingkat,

yaitu Kamadatu, Rupadatu, dan Arupadatu. Pada abad ke-9, Candi Borobudur berkembang menjadi pusat studi Agama Buddha sekaligus menjadi tempat ziarah umat Buddha dari Myanmar, India, Tiongkok, dan lain-lain.

  1. Candi Pawon
Foto : www.saintd.co

Alternatif candi satu ini juga asyik untuk dijadikan destinasi berikutnya. Berkunjung ke Candi Pawon. Lokasinya yang berada diantara Candi Mendut dan Candi Borobudur membuat Candi Pawon mudah diakses. Candi Pawon sendiri menjadi tempat penyimpanan abu jenazah Raja Indra (782-812M), yang merupakan ayah Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra. Nah, kata Pawon sendiri punya arti tempat penyimpanan abu.

  1. Candi Asu
Foto : www.tuguwisata.com

Masih satu lokasi dengan Candi Pendem, Candi Asu punya fakta yang unik. Kata Asu di candi ini merupakan pemberian masyarakat sekitar. Disebut sebagai Candi Asu karena dahulu di daerah dekat candi ini terdapat banyak anjing. Candi ini merupakan peninggalan Mataram Kuno dari trah Wangsa Sanjaya (Mataram Hindu). Dalam prasasti disebutkan, Candi ini merupakan tempat suci untuk melakukan pemujaan. Candi tersebut terletak tidak jauh dari di lereng Gunung Merapi di dekat sebuah pertemuan dari dua sungai yaitu Sungai Pabelan dan Sungai Telingsing.

  1. Candi Pendem
Foto : www.antarafoto.com

Candi yang satu ini berada di Dusun Candi Pos, Desa Sengi. Seperti Borobudur, kamu bakal menemukan banyak sekali ornamen Buddha di Candi Pendem, meskipun sesungguhnya Candi Pendem merupakan candi umat Hindu. Berdirinya hampir sama dengan kompleks Candi Asu Magelang, yaitu di

akhir abad IX M. Tepatnya pada masa kekuasaan Raja Mataram kuno kedelapan yang telah berkuasa pada tahun 855-885 M, yaitu Maharaja Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala. Meski bentuknya tidak terlalu besar, Candi Pendem cukup jadi spot nostalgia kamu mengenang kebesaran Mataram di tanah Jawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *